Zonanugera's.com

Beranda » Zona News

Category Archives: Zona News

SMS ‘Mama Lorentz’ Bikin Parno Warga Bandung


Andrian Fauzi


Bandung – Pesan Mama Lorentz yang beredar melalui SMS ataupun Blackberry Messenger (BBM), buat warga Bandung menjadi paranoid. Pesan apakah itu?

Dalam pesan singkat yang diterima detikINET, Sabtu (24/10/2009) pagi ini, Mama Lorentz meramalkan hari ini di Bandung akan terjadi hal yang menyedihkan. Tak
main-main, dalam pesan tersebut juga dikatakan Mama Laurenz akan berpindah agama jika ramalannya meleset.

Inilah pesan Mama Lorentz.

‘Doa spakat utk kota Bdg! Paranormal mama Lorentz meramalkan bhw kota Bdg pd hr sabtu bsk akan mengalami hal yg menyedihkan. Dia bhkan berani pindah agama kl tdk trjadi sesuatu. Ayooo rapatkan barisan dan bentengi kota kita trcinta dgn doa syafaat kepada Allah yg hidup!:) Gbu.. :)’

Walaupun pesan yang telah beredar luas ini tidak jelas siapa pengirimnya dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, tapi pesan tersebut berhasil membuat
beberapa warga Bandung khawatir. Ditambah beberapa jam lalu terjadi gempa 5,1 skala richter di Sukabumi dan saat ini hujan lebat tengah mengguyur Kota Bandung.

Tria (24) kepada detikINET mengaku khawatir dan enggan untuk keluar rumahnya hari ini.

“Rada serem juga mendengar cerita itu. Apalagi sekarang di sini hujan disertai petir. Mendingan saya di rumah saja hari ini. Berdoa semoga tidak terjadi apa-apa
hari ini,” kata lajang yang berprofesi sebagai marketing and promotion sebuah lembaga pendidikan ini.

Berbeda dengan Tria, Fiena Fauzia, PR The Djayakarta Hotel mengaku tidak percaya dengan isi pesan tersebut. Meski demikian,  dirinya justru menyebarkan pesan
tersebut ke 60 orang temannya yang ada dalam list BBMnya.

“Saya sih tidak percaya dengan yang begituan. Musyrik. Saya pasrah dan ikhlas saja. Tapi pesan itu sudah tersebar luas. Saya saja memforward pesan itu ke 60 teman
saya,” ungkapnya.

Sampai saat ini belum ada laporan mengenai bencana ataupun kecelakaan yang terjadi di Kota Bandung. Hari ini selain ada pesta ulang tahun Kota Bandung yang dikemas dalam acara Bandung Blossom, ada juga acara wisuda ITB.
( afz / faw )

Iklan

Nguping Voice Mail Ratusan Kali, Dituntut di Pengadilan



Santi Dwi Jayanti


Jakarta – Mantan PR brand fashion terkenal Dolce&Gabbana diseret ke pengadilan karena telah melakukan aksi hacking. Tak tanggung-tanggung, ia menggunakan software khusus
untuk menguping voice mail pesaingnya hingga ratusan kali!

Ali Wise, seorang sosialita ini memakai software bernama Spoofcard untuk membobol ponsel wanita-wanita yang ia anggap sebagai saingannya. Ia melakukannya dengan
tujuan mendengarkan pesan-pesan milik mereka.

Bukan hanya sekali dua kali Wise melakukannya, namun ia telah melancarkan aksi hacking ini hingga lebih dari 700 kali! Tak hanya nguping, ia juga dengan
seenaknya menghapus pesan-pesan yang tidak ia sukai, seolah-olah pesan itu miliknya sendiri.

Tentu saja hal ini menjengkelkan korban-korbannya. Wanita-wanita yang menjadi ‘mangsa’ Wise adalah mereka yang menjalin hubungan spesial dengan mantan pacar Wise.

‘Aku memakai SpoofCard untuk masuk ke voice mail mereka,” ungkap Wise kepada polisi dan dilansir detikINET dari Brickhousesecurity, Senin (26/10/2009).

Atas aksinya itu, kini Wise harus menghadapi tuntutan-tuntutan di pengadilan Manhattan, beberapa di antaranya adalah karena telah melakukan penyalahgunaan
komputer, penguntitan dan menguping pembicaraan orang. ( sha / faw )

Tifatul Berburu Follower di Twitter


Fransiska Ari Wahyu


Jakarta – Menkominfo baru, Tifatul Sembiring menunjukkan geliatnya di situs mikroblogging, Twitter. Lewat Twitter-nya @tifsembiring, kini ia sedang berburu follower sebanyak-banyaknya.

Dalam salah satu tweet-nya, Tifatul Sembiring mengaku masih newbie alias masih pendatang baru di Twitter sehingga masih harus belajar. Sebagai pemain baru dia pun berburu follower sebanyak-banyaknya.

Bahkan, dia menuliskan sebuah tweet yang intinya  berjanji jika followers-nya lebih banyak dari Joko Anwar, dia akan melakukan audiensi dengan para pengguna Twitter.

“jika followers saya lbh bnyk dr jokoanwar tiga hari ini, saya akn audiensi dg wkl teman2 tweps & kita cari bingkisan bg bbrp followers :),” demikian isi tweet yang dilontarkan Tifatul.

Seringkali dalam tweet-nya Tifatul melontarkan pantun, salah satunya adalah,”bunga selasih diatas nampan, terima kasih utk ucapan dan doa kawan-kawan. naik sampan ke komedi puter, nyaman juga bermain twitter.. hehe.”

Dari pantauan detikINET, Minggu (25/10/2009), sekitar pk 15.30 wib, jumlah follower Tifatul sudah mencapai 8.076 orang, dan sepertinya jumlah ini akan terus bertambah.

Semoga kehadiran Tifatul di dunia Twitter ini akan membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk dapat berdialog, menyampaikan gagasannya kepada Sang Menkominfo demi kemajuan dunia telekomunikasi Indonesia. ( faw / faw )

‘Facebook Rugikan Inggris 1,3 Miliar Poundsterling’


Fino Yurio Kristo


London – Kebebasan pemakaian situs jejaring seperti Facebook dan Twitter di tempat kerja diklaim merugikan ekonomi Inggris sejumlah 1,38 miliar Poundsterling per tahun. Itulah hasil riset yang dilakukan biro konsultasi di Inggris, Morse.

Jumlah kerugian yang relatif besar itu terjadi karena para karyawan dinilai kurang produktif karena keasyikan mengakses situs jejaring. Morse pun menyarankan agar pihak perusahaan lebih ketat soal pemakaian situs jejaring.

Dikutip detikINET dari V3, Senin (26/10/2009), Morse melakukan polling pada 1400 pekerja kantor. Terungkap bahwa 57 persen di antara mereka mengakses Facebook saat jam kerja dengan alasan personal.

Terungkap pula kalau 3/4 perusahaan di Inggris belum punya kebijakan khusus soal pemakaian Facebook.

“Media sosial bisa jadi perangkat ampuh bagi bisnis dengan memperluas hubungan dengan konsumen dan pekerja. Namun perusahaan harus menyadari kalau media itu dominan digunakan bukan untuk bisnis, tapi untuk pribadi,” klaim Philip Wicks, konsultan di Morse.

Saat ini, memang banyak pekerja senang mengakses Facebook di sela-sela pekerjaannya. Meski di satu sisi dinilai merugikan, akses Facebook bagi sebagian karyawan juga jadi salah satu cara untuk melepas penat dan stres. ( fyk / wsh )

Rabu, Pelanggar ‘Belok Kiri Langsung’ Disidang di Tempat


Andi Saputra


Jakarta – Polres Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (28/10/2009) akan melakukan operasi pelanggaran belok kiri jalan terus yang tanpa rambu-rambu. Masyarakat yang melanggar langsung disidang di tempat oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Jaksel.

“Kalau lokasi pastinya, ya masih rahasia. Yang pasti di wilayah hukum Jaksel,” kata Kasat Lantas Polres Jaksel Kompol Asan Untoro kepada detikcom, Senin (26/10/2009).

Untuk mengantisipasi banyaknya pelanggar, Polantas Jaksel akan mengerahkan semua personel yang ada.

Para pelanggar lalu dibawa ke sidang pengadilan yang telah disiapkan di sekitar lokasi. “Sidang dengan hakim tunggal dari PN Jaksel sudah siap. Terkait berapa hakim yang diturunkan, itu merupakan wewenang PN,” katanya.

Meski mendapat penolakan keras dari warga, tampaknya kepolisian akan tetap menggelar operasi ini. Para pelanggar akan diganjar hukuman denda maksimal Rp 250 ribu karena belok kiri langsung yang tanpa rambu-rambu. “Kalau besarnya denda itu wewenang hakim. Kami cuma merazia,” kata Asan.

Selama ini, belok kiri diperbolehkan langsung kecuali ada rambu larangan. Namun berdasar UU terbaru, belok kiri dilarang langsung kecuali ada rambu yang membolehkan. Tujuannya, untuk melindungi penyeberang jalan.

(asp/nrl)

Bejat, Guru Ngaji Cabuli Tiga Santrinya


Baban Gandapurnama

// <![CDATA[
var m3_u = (location.protocol=='https:'?'https://openx.detik.com/delivery/ajs.php&#039;:'http://openx.detik.com/delivery/ajs.php&#039;);
var m3_r = Math.floor(Math.random()*99999999999);
if (!document.MAX_used) document.MAX_used = ',';
document.write ("”);
// ]]>

Bandung – Seorang guru ngaji Deni (37) tega berbuat cabul kepada sejumlah santri perempuan. Tindakan tak terpuji ini dilakukan kepada tiga bocah yang semuanya masih pelajar sekolah dasar.

Selama ini, Deni aktif mengajar mengaji di sebuah mesjid di Jalan Batu Permata, Kecamatan Buahbatu, Bandung. Seperti biasa, pria beristri ini mengajar menjelang magrib.

Pria yang saban hari bekerja di bengkel yang berlokasi di Kiaracondong ini ditangkap jajaran Polresta Bandung Timur, belum lama ini.

“Pencabulan yang dilakukan tersangka sudah dimulai setahun lalu. Terakhir, tersangka berbuat cabul sebelum puasa lalu,” ungkap Kanit
Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Iptu Aslely Turnip di Mapolresta Bandung Timur, Jalan AH. Nasution, Senin (19/10).

Aslely menambahkan, untuk saat ini korban yang tercatat ada tiga orang. Sebut saja korban yaitu Mawar (8), Melati (9) dan Aster (10). “Namun tidak menutup kemungkinan masih korban lainnya,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka kepada polisi, korban pertama ialah Melati. Sang guru ngaji tersebut ‘mengerjai’ Melati di sebuah saung yang berdekatan dengan masjid. Ketika itu, korban sedang menunggu waktu mengaji tiba.

Korban diciumi bagian pipi dan bibirnya oleh tersangka. Bahkan, tersangka menggunakan tangannya ‘menggerayangi’ kemaluan korban. “Setelah itu, tersangka memberi korban uang sebesar Rp 1.000,” jelas Aslely.

Tak hanya Melati, dua korban lainnya Mawar dan Aster menjadi budak nafsu bejat Deni. Deni mengaku berbuat lebih satu kali kepada setiap korban. “Rata-rata empat kali,” ungkap Deni.

Deni mengaku, lokasi pelampiasan dilakukannya di sejumlah tempat. Nekatnya, tersangka berani bertindak cabul di rumah korban saat orangtua korban sedang pergi.

“Pernah juga saya melakukan di rumah sendiri saat istri dan dua anak ke luar rumah. Ya, saya khilaf,” terangnya.

Polisi menangkap tersangka setelah salah seorang orangtua korban melapor. Korban yang berusia 8 tahun itu mngeluh sakit saat buang air yang disertai keluaran darah.

Bocah itu pun bercerita pada orangtuanya kejadian sebenarnya. Tersangka diciduk polisi di rumahnya. Tersangka dijerat pasal 82 UU RI Perlindungan Anak No. 23/2002 tentang  pencabulan, junto pasal 290 ayat 2e KUH Pidana tentang pencabulan anak di bawah umur. “Ancaman
hukumanya 15 tahun penjara,” ujar Aslely.

Nyanyian ‘Bukan Cinta Biasa’ Kalahkan Pidato Ketua MPR


Elvan Dany Sutrisno


Jakarta – Di saat Ketua MPR Taufiq Kiemas sedang berpidato dalam sidang paripurna pelantikan presiden dan wakil presiden RI, muncul kemeriahan lain di luar gedung paripurna. Penyanyi Afghan membawakan lagu ‘Bukan Cinta Biasa’ yang mampu menyedot perhatian.

Pantuan detikcom, Selasa (20/10/2009) pukul 10.30 WIB, Setjen DPR menyediakan sebuah TV tepat di samping gedung Nusantara tempat sidang paripurna. TV itu menyiarkan secara langsung prosesi pelantikan.

Di saat Ketua MPR Taufiq Kiemas (TK) sedang berpidato, tiba-tiba saja Afghan beraksi. Mengambil mike, ia membawakan lagu andalannya berjudul ‘Bukan Cinta Biasa’.

Afghan bernyanyi di tempat yang sebelumnya digunakan untuk panggung acara musik ‘Dahsyat’. Afghan menjadi salah satu bintang tamunya, bersama presenter Luna Maya.

Pengunjung yang sedang menonton TK pun langsung beralih melihat Afghan. Lantunan suara merdu Afghan sepertinya lebih menarik dibandingkan pidato TK yang belepotan.

(mok/nrl)