Zonanugera's.com

Beranda »

SUSU KAMBING MENGANDUNG LISOZIM MANUSIA ?

pas1

anas nafian web

Lisozim merupakan molekul antimikrobial yang ada secara alami terdapat di dalam putih telur ayam dan sekresi mamalia. Lisozim mampu memecah dinding sel bakteri dan mampu bertindak sebagai agen bakteriosida dengan memecah ikatan antara asam N-acetylglukosamin & N-acetylmuramik.

Enzim ini fungsinya berkaitan dengan laktoferin dan imunoglobulin A (IgA). Konsentrasi lisozim pada susu manusia berjumlah 400g/ml atau 1.600-3.000 kali lebih besar daripada susu hewan (dalam sapi berjumlah 0,13 g/mL dan di susu kambing berjumlah 0,25 g/mL).

Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan susu yang mampu melindungi bayi dan anak-anak dari diare, yang telah membunuh lebih dari 2 juta anak di dunia (WHO). Kemampuan lisosim untuk membatasi migrasi neutrofil ke jaringan yang rusak memberikan kemungkinan untuk menggunakan lisosim sebagai agen anti inflamatori. Lisosim dapat juga digunakan sebagai zat aditif pada formula makanan rumah sakit, formula bayi, dan produk pakan hewan sebagai suatu cara untuk mengurangi pembengkakan akibat pembedahan atau penyakit.

Kambing transgenic ini dihasilkan dengan cara mikroinjeksi pronuklear dengan DNA yg mengandung 23 kb promotor dan 3’elemen regulator dari gen αS1-casein yang digabungkan dengan 540-bp cDNA untuk HLZ (Maga et al., 2003).

Ekspresi dari HLZ mRNA di kelenjar mammae kemudian dianalisa dengan metode Northern blot yg diisolasi dr sel somatik yang dilepas di dalam susu  Susu tersebut kemudian dikumpulkan dari hewan transgenik laktating dan hewan kontrol nontransgenik dan disentrifugasi pada 1,500 g selama 10 min pada suhu 4°C hingga membentuk butiran sel epitel kelenjar mamae.

Keberadaan gen HLZ di susu kambing ini ternyata dapat mempercepat & memperkuat pembentukan curd pada proses pembuatan keju. Susu kambing yang mengandung gen HLZ ini terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram negatif (coliform) dan beberapa bakteri gram positif (missal, Staphylococcus aureus ). Penelitian ini dipimpin oleh James D. Murray.

Referensi :

Maga et al. 2006. Production And Processing of Milk From Transgenic Goats Expressing Human Lysozyme in The Mammary Gland. Journal of Dairy Science Vol. 89:518–524

%d blogger menyukai ini: