Zonanugera's.com

Beranda » Zona Agrobisnis » Perikanan » Meski Harga Jatuh, Ribuan Kolam Terus Dicetak

Meski Harga Jatuh, Ribuan Kolam Terus Dicetak

pas1

anas nafian web

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi akan kembali mencetak kolam-kolam baru meski harga ikan patin jatuh dalam dua tahun terakhir. Rencana itu dikritik kalangan petani.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi Herman Suherman di Jambi, Kamis (11/2), mengatakan, sebanyak 2.060 kolam baru akan dicetak tahun 2010. Ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah pusat menaikkan produksi ikan hingga 350 persen tahun 2015. DKP Jambi menargetkan pencetakan 46.620 kolam patin seluas 2.331 hektar pada 2014.

Ini artinya, produksi patin digenjot hingga 66 persen per tahun sehingga produksinya mencapai 151.200 ton empat tahun ke depan. ”Seluruh komoditas ikan, termasuk patin, akan ditingkatkan produksinya,” ujarnya.

Menurut Herman, untuk mendukung program peningkatan produksi ikan, pihaknya akan memberikan bantuan benih dan obat penyubur kolam kepada petani. Pihaknya juga menyo sialisasikan pemanfaatan pakan-pakan ikan alternatif yang harganya lebih murah dari pasaran saat ini.

Petani patin di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Muaro Jambi, Timan, mengatakan, pencetakan kolam-kolam baru tidak bermanfaat apabila tidak dibarengi mengembangkan pasar. Petani tidak tertarik menanam patin karena harganya terus jatuh. Kini patin dihargai Rp 7.000 hingga Rp 7.500 per kilogram di tingkat petani. Harga itu berada di bawah biaya produksi Rp 8.500 per kg. Sebagian petani mulai beralih ke penanaman lele.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad di Jakarta mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan budidaya patin di Jambi. Saat ini pihaknya mencoba membantu untuk membuka pasaran baru, yakni ekspor ke beberapa negara tetangga.

Sumber : Kompas (2010)

%d blogger menyukai ini: