Jangan hanya bisa menyalahkan anak yang nakal

oleh: MUSRIFAH. A.Ma.Pd.

Namanya saja anak-anak, pasti selain pandai pasti juga nakal. Sebab anak-anak pada dasarnya memang rasa keingintahuannya sangat tinggi, dengan masih belum bisa memilah dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.
Tapi kadang-kadang kenakalan anak-anak ada yang terasa lebih, mungkin cenderung ke arah sifat jahat atau kriminal. Kalau si anak sudah memperlihatkan perilaku seperti ini, sebagai orang tua tentu kurang bijaksana bila hanya menyalahkan dan menghukum si anak semata-mata.
Ada beberapa hal yang bisa di evaluasi oleh sang orang tua untuk berusaha membenahi perilaku menyimpang dari si anak, sebab tak ada kata terlambat untuk membenahi hidup sepanjang hidup itu sendiri masih bertengger di leher kita.
1.Lihat lingkungan luar si anak. Bagaimana dengan kegiatan sekolah si anak? Bagaimana dengan pergaulan dan sosok teman-teman dari si anak?
2.Kenali lingkungan dalam si anak. Apa kegemaran si anak ketika di rumah? Suka bermain di halaman rumah atau hanya gemar menonton televisi? Kalau suka menonton televisi, acara seperti apa yang si anak suka tonton? Maaf saja, realitanya secara umum acara-acara televisi di republik ini sangat tidak mendidik untuk anak-anak, sekali lagi untuk anak-anak. Bahkan ada seorang ekstrem pernah berujar bahwa jika demi anak-anak, maka matikan televisi.
3.Cermati cara mendidik sang orang tua. Apakah sang orang tua hanya bisa memerintah tanpa memberi contoh? Sebab kadang kala keegoisan sang orang tua akan bisa membingungkan si anak. Contoh ringan, sang ibu menginginkan si anak untuk belajar atau mengerjakan PR, tapi sang ibu masih saja asyik menonton sinetron kesayangannya. Atau sang ayah yang memerintahkan pada si anak untuk segera tidur pada jam 9 malam, tapi sang ayah tetap saja begadang di depan televisi yang menyala. Bukankah di mata si anak, sang orang tua adalah idola. Jika sang idola saja ucapan dan tindakan tidak sejalan seperti itu, coba bayangkan saja apa yang ada di benak si anak?
4.Dalami perilaku hubungan berumah tangga antara kedua orang tua. Apakah selalu terjadi pertengkaran dengan kata-kata kotor atau malah kekerasan fisik? Apakah selalu harmonis lahir batin? Apakah kejujuran dan kesetiaan selalu di genggam kedua orang tua? Sang ayah menghargai sang ibu, sang ibu menghormati sang ayah, seperti itukah?
5.Telusuri asal dari segala apa yang dipakai dan di makan oleh si anak. Kalau semuanya berasal dari harta sang orang tua, maka dari mana dan bagaimana sang orang tua mendapatkannya? Apa dari mengmbil harta orang lain? Atau dari tetesan darah dan keringat sang orang tua tanpa pernah menyakiti sekitar?
6.Resapi perilaku dan pengakuan sang orang tua pada si anak ketika masih di dalam perut sang ibu. Apa sang orang tua menganggap biasa-biasa saja karena si anak belum lahir? Atau sang orang tua selalu menyapa selamat pagi, siang, sore dan malam pada si anak? Seberapa sering sang ayah mengelus-elus perut sang ibu sambil mengajak berbicara si anak? Atau pernahkah sang ayah membisikan ayat-ayat Tuhan atau memperdengarkan alunan musik-musik klasik semacam mozart pada si anak yang masih di dalam perut sang ibu?
7.Rasakan kembali cara sang orang tua ketika bercinta atau berhubungan intim. Apakah seperti hewan yang tanpa ba bi bu langsung gebrak gebrak dan gebrak? Atau layaknya manusia yang selalu mengawali dengan menyucikan diri, mengingat dan memohon pada sang Pencipta?
8.Ingat kembali malam pertama ketika baru melaksanakan pernikahan. Apa ketika itu sang orang tua merasa bahwa dunia hanya milik berdua saja? Atau malah mengawali malam pertama dengan sebuah ibadah sebagai tanda syukur dan harapan pada Tuhan atas kesempatan bisa melakukan pernikahan?
9.Kenang kembali perilaku sang orang tua ketika sebelum menikah. Apa meliarkan kelaminnya? Atau selalu menjaga kehormatan dan kesucian kelaminnya?

Saya yakin! Berbagai pilihan, perilaku dan keputusan sang orang tua dari 9 hal di atas, akan menjadi kombinasi terakumulasi yang membentuk bagaimana si anak tumbuh dan berkembang. Bagi teman-teman yang sudah menjadi orang tua tentu tak bisa membenahi kesalahan di masa lalu, it’s OK. Benahi keadaan sekarang dan masa depan, tak ada kata terlambat!
Bagi teman-teman yang belum menjadi orang tua, tentu kesempatan masih terbuka lebar, untuk membenahi diri jika ada kesalahan. Sebab kesalahan kita sekarang mungkin bisa jadi pemicu penyimpangan perilaku anak cucu kita kelak.
Bukan begitu teman-teman? Saya tunggu kritikannya..

Terlalu Banyak Cola dapat Menyebabkan Masalah Otot

colaMinum terlalu banyak cola dapat meningkatkan resiko masalah otot yang disebut hipokalemi, para pakar mengingatkan.

Pada orang-orang dengan hipokalemi, turunnya kadar kalium darah menyebabkan masalah dengan fungsi vital otot. Gejala dapat bervariasi dari kelemahan derajat ringan sampai kelumpuhan serius, kata peneliti-peneliti Yunani yang meneliti orang-orang yang meminum antara 2 sampai 9 liter cola perhari.

Dua dari pasien adalah wanita hamil yang datang ke Rumah Sakit karena kadar potasium rendah. Salah satunya berumur 21 tahun yang meminum lebih dari 3 liter cola sehari dan mengeluhkan keletihan (fatigue), kehilangan nafsu makan, dan muntah-muntah. Dari hasil elektrokardiografinya menunjukkan dia mengalami blokade jantung, dan test darah menunjukkan dia mempunyai kadar kalium (potasium) yang rendah, para peneliti menjelaskan.

Wanita hamil kedua, yang mengkonsumsi lebih dari 7 liter cola sehari selama 10 bulan, mempunyai kadar potasium yang rendah dan menderita peningkatan kelemahan otot.

Kedua pasien tersebut mengalami kesembuhan cepat dan penuh setelah mereka berhenti meminum cola dan diberi terapi potasium oral atau suntikan. Studi kasus ini dipublikasikan pada Juni dalam International Journal of Clinical Practice.

”Kami mengkonsumsi lebih banyak soft drink dari sebelumnya, dan sejumlah isu kesehatan telah diidentifikasi meliputi masalah gigi, demineralisasi tulang, dan terjadinya sindrom metabolik dan diabetes.” Dan terdapat peningkatan bukti bahwa konsumsi cola berlebihan akan menyebabkan hipokalemi, Dr. Moses Elisaf, Universitas Ioannina, mengatakan.

Elisaf mengatakan tiga bahan utama dalam cola – glukosa, fruktosa dan kafein – dapat menyebabkan hipokalemi.

Peran individu dari tiap bahan-bahan ini terkait patofisiologi cola menyebabkan hipokalemi belum diketahui dan mungkin bervariasi pada tiap-tiap individu,” kata Elisaf. “Namun, pada banyak kasus kami melihat dari penelitian kami, intoksikasi kafein diperkirakan mempunyai peran yang paling penting. Hal ini diketahui dari penelitian pada kasus yang fokus pada produk lain yang mengandung kadar kafein yang tinggi tetapi tanpa glukosa atau fruktosa.”

Namun, “produk cola bebas kafein dapat juga menyebabkan hipokalemi karena kandungan fruktosa dapat menyebabkan diare.” Kata Elisaf

SOURCE: International Journal of Clinical Practice, news release, May 19, 2009

Gambar-Gambar yang Membuat Shok Para Perokok

gambar-gambar-shok-perokok1WHO menyatakan bahwa Bungkus  rokok seharusnya menampilkan gambar gigi kuning, gusi yang menghitam, tumor leher, perdarahan otak  sebagai perigatan bagi perokok terhadap resiko penyakit.

Lebih dari 20 negara, termasuk Inggris, Iran, Peru dan Malaysia telah menggunakan peringatan visual tersebut dalam produk-produk tembakaunya.

“Meskipun beberapa orang mempertanyakan perlunya gambar2 tsb, bukti2 dgn jelas menunjukkan bahwa gambar2 itu telah meyakinkan orang untuk berhenti merokok.” Douglas bettcher berkata kepada konferensi pers pada “hari tanpa tembakau sedunia”

Bettcher menekankan pada perinagatan yang terbaca “merokok menyebabkan stroke otak” dan menunjukkan gambar darah keluar dari otak

Dia meminta gambar2 tsb dicetak pada semua bungkus produk tembakau. Bettcher menambahkan bahwa “rasa jijik, takut, kesedihan dan kekhawatiran” karena peringatan itu dapat mengecilkan hati untuk merokok.

WHO, yang mewajibkan semua stafnya tidak merokok atau setuju untuk berusaha berhenti, telah berkampanye anti rokok selama lebih dari 2 dekade  dan melakukan perlawanan terhadap usaha perusahaan2 besar seperti Philip Morris International, Imperial Tobacco, Japan Tobacco and British American Tobacco untuk menarik customer baru

Bettcher mengatakan industri tembakau menentang peringatan gambar dan memandangnya sebagai ancaman terhadap keuntungan perusahaan

Tembakau adalah penyebab kematian utama yang sebenarnya bisa dicegah, membunuh lebih dari 5 juta orang per tahun.

Sekitar  80% perokok hidup di negara berkembang, dimana angka merokok meningkat tajam tahun2 terakhir ini bersamaan dengan meningkatnya pemasaran dan produksi tembakau di negara2 miskin

Disamping peringatan pada bungkus, WHO mendukung larangan pemasaran dan iklan tembakau,  larangan merokok di gedung2 publik, dan pajak tinggi untuk produk2 tembakau

Sumb: http://www.reuters.com/

Lindungi Kesehatan Seksual Anda

sex-life_1Seksualitas adalah bagian dari menjadi manusia. Keintiman cinta dan seksual berkontribusi dalam hubungan yang sehat dan juga kebahagiaan kita.

Penelitian menunjukkan bahwa seks lebih penting terhadap kebahagiaan dibandingkan uang. Setelah menganalisa data dari 16.000 orang, peneliti-peneliti Inggris mengestimasi bahwa kebahagiaan didapatkan dari peningkatan hubungan seksual dari sekali sebulan  menjadi sekali seminggu yang setara dengan kebahagiaan yang diperoleh jika mendapatkan peningkatan kenaikan gaji sebesar $50.000

Namun, bersama dengan aspek positif seksualitas, terdapat penyakit-penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan seksual anda. Tetapi dengan memperhatikan peringatan-peringatan anda akan tetap dalam kondisi baik.

Diantara isu yang dapat mempengaruhi kesehatan seksual anda adalah:

  • KB
  • Impotensi
  • Penyakit menular seksual
  • Bentuk tubuh
  • Kepuasan seksual

Bagaimana kesehatan anda mempengaruhi kesehatan seksual anda

Para ahli setuju bahwa terdapat suatu hubungan yang penting antara kesehatan secara keseluruhan, gaya hidup secara keseluruhan, dan kepuasan seksual. Para peneliti juga menganjurkan kondisi fisik tertentu yang berkaitan dengan obesitas juga mempengaruhi kehidupan seksual, akan lebih jauh  memperkecil hasrat bagi mereka yang overweight.

Kabar baiknya : anda dapat membuat perubahan gaya hidup untuk meningkatkan libido anda, kata para ahli. Peruibahan itu meliputi:

  • Jika anda kegemukan, kurangi sedikit berat badan anda (bahkan hanya 5 kg) untuk menstimulasi hormon seks.
  • Makan lebih banyak makanan bergizi, yang mampu mengontrol kadar kolesterol dan gula, pilihlah makanan yang sehat bagi jantung seperti biji-bijian, sayur-sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, susu tak berlemak, dan protein
  • Berolahraga teratur. Untuk menguatkan jantung anda dan membantu meningkatkan daya tahan, tambahkan sedikit latihan intensitas tinggi dalam rutinitas fitnes anda. Latihan penguatan juga ide yang bagus, untuk membentuk otot dan mempertahankan tubuh anda cukup kuat untuk menjalankan semua aktivitas sehari-hari anda (termasuk sex)
  • Istirahat cukup. Sulit untuk tetap mempertahankan mood untuk bercinta jika anda kelelahan!
  • Tetap berperilaku positif. Terimalah tubuh anda, berapa pun ukurannya, dan percayalah terhadap sensualitas anda.

Carilah bantuan jika anda memerlukan

Meskipun perubahan kecil dalam gaya hidup anda, dapat sangat membantu memperbaiki baik hasrat maupun jalannya seks. Jika anda masih mengalami masalah seksual, bantuan profesional mungkin memang diperlukan.

Tidaklah sesederhana seperti mendapatkan resep Viagra; masalah seksual mungkin bisa bersifat fisik atau psikologis dan dapat mengenai baik laki-laki maupun wanita.

Jika masalah tersebut menetap, atau menyebabkan stres pada anda atau pasangan anda, ini adalah saat yang tepat bagi anda untuk bertemu dengan dokter anda untuk evaluasi dan terapi.

Sumber: http://www.medicinenet.com

Kanker Saraf Pada Anak Tak Kambuh Lagi Dengan Terapi Imun

Vera Farah Bararah

img
Sophie McGuire (Foto: BBC)

London, Kanker adalah penyakit yang sulit diobati. Kadang pasien sudah dinyatakan sembuh tapi beberapa lama kemudian muncul lagi kankernya. Kini ada terapi imun (immunoterapi) untuk mengatasi kanker saraf (neuroblastoma) pada anak agar penyakitnya tak kambuh lagi.

Praktisi kesehatan di Eropa sedang menguji seberapa efektif terapi imun untuk mencegah kekambuhan neuroblastoma pada anak. Studi di Eropa ini didasari oleh hasil penelitian tim Amerika Serikat yang menemukan immunotherapi bisa meningkatkan kemungkinan anak bertahan hidup dari penyakit yang dideritanya.

Kanker saraf (neuroblastoma) banyak ditemukan pada balita atau anak di bawah 5 tahun. Kanker ini berkembang dalam sel-sel saraf. Neuroblastoma paling sering muncul dalam dan di sekitar kelenjar adrenal, yang memiliki asal-usul yang serupa dengan sel saraf dan berada di atas ginjal. Namun, neuroblastoma dapat juga berkembang di daerah-daerah lain dari perut dan di dada atau leher dan panggul.

Saat ini 6 dari 10 anak neuroblastoma berhasil diobati dengan perawatan seperti bedah atau kemoterapi. Tetapi kelanjutannya tidak begitu baik pada anak yang memiliki bentuk penyakit lain. Dokter memperkirakan sekitar 40 anak setiap tahunnya di Inggris bisa mendapatkan keuntungan dengan pengobatan immunoterapi ini.

Pengobatan immunoterapi bekerja dengan cara mencari sel-sel neuroblastoma yang masih tetap bertahan meskipun sudah dilakukan pengobatan sebelumnya, kemudian memasukkan molekul antibodi spesifik di permukaannya. Antibodi ini akan memobilisasi sistem kekebalan tubuh anak untuk menyerang dan menghancurkan sel-sel neuroblastoma yang masih tersisa.

“Hasil awal dari penelitian di AS menunjukkan anak yang menerima perawatan immunoterapi memiliki kemungkinan terkena penyakit kanker lagi lebih kecil dibandingkan dengan anak yang tidak menerima perawatan ini. Diharapkan perawatan ini bisa meningkatkan kelangsungan hidup anak nantinya,” ujar Dr Penelope Brock, konsultan onkologi pediatrik di Great Ormond Street Hospital, London seperti dikutip dari BBCNews, Jumat (11/12/2009).

Salah satu anak yang ikut berpartisipasi dalam penelitian ini adalah Sophie (2 tahun) yang terkena kanker neuroblastoma. Sophie McGuire mulai menunjukkan gejala neuroblastoma setelah merayakan ulang tahun pertamanya pada Januari 2009. Awalnya dokter mengira Sophie memiliki virus yang mempengaruhi pinggulnya, tapi semakin lama kondisinya memburuk seperti mudah lelah dan berat badannya menurun drastis.

“Berdasarkan hasil positif dari penelitian sebelumnya, saya berharap perawatan ini bisa memainkan peranan penting dalam menyelamatkan kehidupan Sophie,” ujar James McGuire sang ayah.

(ver/ir)